Friday, September 08, 2006

R E F L E K S I D I R I

By. Akh Ludfiono

Hadirkan!! Hadirkan satu peristiwa bahagia yang pernah anda rasakan. Hadirkan satu peristiwa bahagia yang pernah anda alami dalam hidup anda.

Sekarang hadirkan wajah ayah anda dan ibu anda!!
Seorang yang luar biasa membina anda, seorang yang luar biasa bersama-sama anda, berkorban untuk anda, seorang yang sangat luar biasa mencintai anda. Hadirkan ayah dan ibu anda sekarang, seorang yang luar biasa dengan menunggui anda ketika anda sakit.
Seorang ibu yang sangat mencintai dengan melahirkan, menyusui dan berkorban besar untuk anda, hadirkan wajahnya sekarang.

Sekarang hadirkan wajah ayah anda, seorang yang telah luar biasa pergi pagi sampai malam baru pulang mencari rizki untuk keluarga, untuk makan anda, untuk sekolah dan memuliakan anda.

Hadirkan.. Mereka sedang menuju kemari, ingin melihat apa yang anda lakukan disini.
Dan, sekarang mereka ada di depan anda, meratap anda dengan penuh kasih sayang, mengharapkan anda dengan penuh harap.
Seorang ayah maju kedepan, mendekap anda, menciumi anda, mengelus rambut anda dan dia berbicara dengan penuh kasih sayang kepada anda.

“Nak!! Ayah kini sudah semakin tua nak, ayah sudah tidak sekuat dulu lagi nak!! Rambut ayah sudah semakin memutih nak!! Jika suatu hari nanti engkau melihat ayahmu terbujur kaku di depanmu, sudah meihat ayahmu tanpa nyawa lagi nak!! Maka aku titipkan ibu dan adik-adikmu padamu nak!! Jaga mereka nak!!

Nak!! Ayah ingin kau bisa mewujudkan cita-cita ayah nak, untuk memutuskan garis kemiskinan, kebodohan dan keterlantaran keluarga ini. Tunjukan pada semua orang bahwa kau bisa mejadi wakil ayah untuk membuat keluarga ini mulia dan bahagia.

Kemudian majulah ibu anda, seorang ibu yang mendekap anda, seorang ibu yang menciumi anda, kemudian dia berbicara pada anda :

Nak!! Ibu sangat mencintaimu nak, ibu sangat mengharapkanmu menjadi orang yang berhasil. Ya Allah jangan kau ambil nyawaku sebelum aku melihat anaku menjadi orang yang mandiri dan sukses. Sebelum aku bisa mendampingi wisudanya suatu hari nanti, sebelum aku mampu mendampingi kesuksesan-kesuksesan yang dia raih.

Sekarang apa yang anda ingin persembahkan untuk mereka sebelum mereka terbujur kaku di depan anda. Sebelum anda menyaksikan mereka disholatkan oleh orang-orang di sekitar anda. Sekarang apa yang ingin anda persembahkan untuk ayah dan ibu anda sebelum mereka dikuburkan dan dipendam dalam tanah.

Sekarang saya mengajak anda untuk berfikir secara cerdas, berfikir secara cerdas. Mengapa selama ini anda menghianati orang-orang yang mencintai anda dengan bermalas-malasan dan membuang waktu secara percuma. Kenapa anda tidak sungguh-sungguh dan banyak mengeluh padahal mereka masih anda di sekitar anda. Tidakah anda tahu? Suatu hari nanti, disaat buah sudah tidak lagi bermakna bagi mereka, disaat kehidupan sduah tidak lagi mereka perolah, maka penyesalan pasti akan hadir di depan anda.

Sekarang yang perlu anda rasakan adalah : anda tidak bisa menggantungkan ini kepada kakak dan adik anda, karena mereka belum tentu sepaham dengan anda, anda tidak bisa mewakilkan hal ini kepada kakak dan adik anda, karena mereka belum tentu bisa sekolah sebagaimana anda.

Hari ini saya ajak anda untuk bertekad secara kuat, hadirkan mimpi-mimpi dan keinginan anda yang kuat, buat bangga bapak ibu guru anda disini dengan anda. Buat mereka tercengang dengan perstasi-prestasi anda, buat mereka bangga dengan keberadaan anda, buat mereka tahu dan yakin bahwa anda tidak main-main disini. Anda adalah mutiara diatas batu, anda adalah manusia-manusia baru dan bangkitlah hari ini.. bangkitlah hari ini.. aku bisa!!!

“ya ayuhan nafsul mutmainah, irji’I ila rabbiki radiyatam Mardiayah, fadkhulli fii ibadii, wadkhuli jannati.”

“wahai jiwa yang tenang, masuklah kau sebagai hambaKu, masuklah kau kedalam surgaKu, masuklah kau sebagai orang-orang yang beruntung. Masuklah kau sebagai hambaKu masuklah ke dalam syurgaKu.”

Wahai adik-adik sekalian, wahai orang-orang yang memiliki cita-cita dan mimpi hari ini anda adalah orang yang menjadi pemain dan bukan penonton. Jangan biarkan mimpi anda dicuri orang lain karena mereka adalah bagian dari mimpi anda. Tunjukan bahwa anda adalah angkatan terbaik yang pernah dimiliki oleh sekolah ini. SMA ini akan merasa bangga jika menerima orang-orang yang memiliki mimpi-mimpi besar dalam hidupnya. Karena itulah hari ini di waktu yang tersisa ini, saya berikan kepada anda selama satu menit ke depan untuk memikirkan kembali apa cita-cita dan keinginan anda yang akan anda persembahkan untuk ayah dan ibu anda, kakak dan adik anda untuk semua yang berjasa dalam kehidupan anda. Hadirkan bapak ibu guru anda, teman-teman anda, dan semua orang yang terlibat dalam kebahagiaan anda.

Satu fase hidup telah anda lalui, yakni kesadaran diri anda secara emosional, bahwa anda adalah berharga. Satu fase kehidupan telah anda jalani bahwa anda benar-benar orang yang dihargai dan dicintai oleh orang-orang yang mencintai dan menghargai anda.
Satu penghidupan telah anda lalui, yang perlu anda lakukan adalah anda harus membuktikan harapan-harapan mereka, membuktikan cita-cita mereka, buat ayah ibu anda bangga, buat guru-guru anda bangga, semua orang yang ada disekitar anda melihat anda dengan takjub karena anda adalah orang yang bermakna.
Semoga hari ini, hati-hati yang futur, jiwa yang hilang, semangat yang lenyap muncul kembali, menjadi orang yang berani berubah . hadirkan sekali lagi cita-cita anda yang akan membuat ayah ibu anda bangga. Mereka melihat dengan tangan-tangan terbuka. Sekali lagi Allahu ma’ana. Allah bersama anda. Anda bersama zat yang serba Maha. Berdo’alah, Allah bersama anda.
Tekad yang kuat dan tujuan yang jelas, ambil potensi terbaik, jauhkan prasangka-prasangka negative, ambil manfaat di setiap kegagalan, mantapkan motivasi dengan motivasi yang mantap.

Ya Allah, Kami tahu, kami sadar, masalah-masalah yang kau berikan kepadaku justru membuatku besar, masalah yang membuatku mengeluh justru membuat aku lebih besar. Aku sadar ya Allah tidak ada orang yang naik kelas tanpa ujian dan tidak ada ujian tanpa soal yang harus dikerjakan. Karena itu ya Allah, Engkau berfirman, la yukallifullahu nafsan illa wus’aha, karena itu ya Allah berikan aku kesabaran, berikan aku ketabahan, berikan aku kelapangan hati dan ketajaman mata sehingga aku melampaui setiap masalah-masalah yang Engkau berikat dan aku yakin aku akan besar dengan masalah-masalah itu.
Ya Allah, kuatkanlah mentalku, kuatkanlah fisikku, kuatkan cita-citaku dan akan aku tunjukkan pada guru-guruku, pada orang yang melihatkku tidak punya potensi bahwa aku mampu maju terus pantang mundur meraih cita-citaku.
Ya Allah terima kasih kau berikan hal ini kepadaku, hari ini aku terlahir kembali menjadi manusia seutuhnya.

Allahumagfirli wali-walidaya warhamhuma kama rabbayani shagiro..
Allahumagfirli wali-walidaya warhamhuma kama rabbayani shagiro..
Allahumagfirli Ustadzi li ustadsah
Allahumagfirli muslimin wal muslimat.
Allahumagfirli abi wa umi kama robbayani shagiro.
Ya Allah hari ini aku percaya bahwa Engkau serba maha dihadapanKu.
Ya Allah hari ini aku percaya bahwa kehadiranku di SMA ini membuatku semakin yakin bahwa hari ini aku akan menjadi orang besar. Manusia-manusia baru ..

Berdo’alah…. Silahkan anda berdo’a..
Sekarang katakan dengan kekuatan yang luar biasa, kapalkan tangan kanan anda dan katakana dengan sepenuh hati :
AKU BISA, AKU BISA, AKU BISA.
ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR.
Sekarang buka mata anda dan duduklah…


Disampaikan pada Training Motivasi SMA N. 1 Gunung Sindur. Thanks to Akh Ludfi for his kindness.

Comments:
Tulisannya bagus Kang, buat bekal seorang manusia yang hingga saat ini belum bisa menjadi kebanggaan siapa-siapa, bahkan diri sendiri.
 
Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]





<< Home

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Subscribe to Posts [Atom]